Mommy Schology - Cerdas Keuangan untuk Masa Depan yang Lebih Baik
CERDAS KEUANGAN UNTUK MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK
@Mommy Lisa
Ekuiresa, SE, CFP.
Apa itu
perencanaan keuangan? Suatu proses untuk mencapai tujuan
keuangan seseorang melalui manajemen keuangan secara terintegrasi dan terencana.
Tujuannya agar setiap
keluarga/individu dapat mencapai tujuan
keuangan yang kita rencanakan.
6 alasan
pentingnya perencanaan keuangan:
1. Kebutuhan hidup yang semakin beragam (jalan-jalan, life style, dll)
2. Biaya hidup semakin meningkat dari tahun ke tahun, seperti yang kita ketahui semua ini dikarena adanya inflasi
3. Perlunya mengatur kas (penghasilan dan pengeluaran)
4. Memiliki dana darurat dan kondisi tak terduga. (misalnya
pandemi, suami tidak berhenti kerja).
5. Masa pensiun yang nyaman
6. Kebebasan finansial kaya dan hidup sejahtera
Landasan Alquran
Perencanaan Keuangan dalam islam QS Al.Hasr:18 . Live your today, plan your
tomorrow.
Landasan Hadist Riwayat
Imam At-Tirmidzi, Manusia akan ditanya 4 hal dalam hidupnya dan dua diantaranya
berkaitan dengan keuangan yaitu darimana ia memperoleh harta? Dan untuk apa
harta itu Ia habiskan?
Definisi dan Tujuan Perencanaan Keuangan
Syariah
Definisinya sama
dengan perencanaan keuangan biasa, yang membedakan ialah tujuan akhirnya yaitu
kaya di akhirat. Tujuannya tidak hanya pengelolaan harta dunia tapi memiliki
pengharapan sakinah atas harta yang kita miliki.
Bagaimana kaya
menurut rencana keuangan? Ketika penghasilan pasif yang bekerja untuk kita. Jadi
penghasilan itu ada 2 yaitu aktif dan pasif. Penghasilan aktif yaitu kita
bekerja lalu dapat upah. Sedangkan penghasilan pasif yaitu kita telah memiliki asset,
dan asset itulah yang menghasilkan uang untuk kita. Penghasilan pasif (membeli asset
misalnya beli rumah lalu dikontrakkan). saat penghasilan pasif bisa mengcukupi
kebutuhan hidup kita, saat itulah artinya kita bebas finansial dan sejahtera
Lalu bagaimana kaya
sejati dalam pandangan islam? Yaitu Kaya hati atau kita sebut dengan qona’ah (menerima
dengan ikhlas berapapun yang diberikan Allah). Tak perlu terlalu banyak harta
tapi harta yang cukup dan menjadi pribadi yang kaya hati/qonaah agar berkah
dunia-akhirat.
Prioritas bahasan
di dalam perencanaan keuangan
1. Memenuhi jangka pendek. Mengelola cash flow keseimbangan
penghasilan pengeluaran, adanya dana darurat (kerusakan alat rumah tangga,
kendaraan mobil, biaya kesehatan orangtua, PHK, Covid) dan utang
2. Managemen resiko individu. misalnya sakit, kecelakaan,
kematian, maka dibutuhkan asuransi
3. Mencapai tujuan jangka menengah. Misalnya pendidikan
anak, membeli rumah, dsb.
4. Jangka panjang: dana pensiunan.
5. Distribusi keuangan: waris (apabila yang mempunyai
asset udah meninggal lalu diberikan ke ahli waris), hibah (hadiah dari orang
belum meninggal), waqaf (menahan sesuatu yang kekal, dalam arti menyedekahkan
untuk kebermanfaatan bersama). Point ke-lima inilah yang membedakan ujung
keuangan syariah dengan yang lainnya.
Komunikasi keuangan
bersama Pasangan
Apa yang dibicarakan dengan pasangan terkait
keuangan?
1. Siapa yang pencari nafkah utama?
2. Dari mana sumber penghasilan berasal? Suami atau
istri? Atau suami aja?
3. Apa tujuan keuangan yang ingin dicapai?
4. Siapa yang jadi manajer keuangan keluarga? Mencatat
keuangan, selalu setting goal tahun ini mau apa, evaluasi.
5. Bagimana alokasi penghasilan keuangan keluarga?
Tips komunikasi keuangan dengan pasangan:
1. Cari waktu yang tepat untuk bicara berdua aja.
2. Luangkan sekali sebulan
3. Pastikan sama-sama focus di waktu khusus.
4. Singkirkan gadget
5. Tidak dalam kondisi lapar, ngantuk atau capek.
6. Bagi manajer keuangan wajib siapkan catatan atau data
keuangan secara rinci (pemasukan, pengeluaran, nota, brosur, dll)
7. Libatkan anggota keluarga jika diperlukan. Misalnya membahas
liburan akhir tahun libatkan anak, kesehatan orangtua libatkan saudara.
8. Jadilah pendengar yang baik untuk masing-masing pihak
lalu cari solusi dari permasalahan.
Penting menetapkan
tujuan keuangan: Impianmu adalah goal tujuanmu.
Setting goal keuangan bisa dilakukan di akhir tahun atau awal tahun. Focus satu yang terbesar dengan
memperhatikan tujuan keuangan.
1. Tujuan jangka pendek (1-3 thn) : beli rumah, mobil
2. Tujuan jangka menengah (3-10 tahun): dana pendidikan
anak,
3. Tujuan jangka panjang (di atas 10 thn): dana peniunan,
warisan,waqaf
Cara menulis tujuan
keuangan dengan metode SMART
S : Specific. Detail misalnya mau beli rumah, (dimana,
harga berapa, ukuran brp)
M Measurable Tolak ukur yang
jelas (tau harga brp, dan harus nabung brp per bulan)
A : Attainable (masuk akal dan ada langkah nyata
mewujudkannya)
R : Relevan (
bernilai untuk jangka pendek, menengah, atau panjang, impian harus sesuai
tujuan)
T : Time range (ada jangka
waktu yang jelas, deadline, bulan dan tahun)
5 TIPS Menuju
Impianmu jadi nyata
1. Tuliskan mimpimu di Buku diary atau di dinding. Lihatlah
setiap hari
2. Memvisualisasikan. Membayangkan impian terwujud.
Pasang foto.
3. Mendoakan terus.
4. Mengerjakan langkah pamungkas.
5. Bertawakal.
Alokasi ideal
penghasilan versi SFA
Tipe 1 (masih ada
cicilan)
50% kebutuhan bulanan
30% membayar cicilan /
hutang (segera lunasi)
10% investasi
10% asuransi
Tipe 2 (tidak ada
cicilan)
50% kebutuhan bulanan
10% jangka menengah
10% investasi jangka
panjang
10% asuransi dan dana
darurat
10% life style
10% sedekah
Tiap post punya
rekening:
a. rekening untuk pengeluaran bulanan
b. Rekening dana darurat
c. Rekening tabungan dan investasi
Manfaat
pentingnya mencatat keuangan harian dan bulanan (baik dibuku maupun Excel)
1. Agar lebih bijak menggunakan keuangan
2. Lebih mudah menjalankan keuangan
3. Mengetahui nominal per bulan
4. Menghindari stress keuangan
Tips mengatur uang di awal bulan
1. Keluarkan 2,5 % zakat penghasilan. Atau jika tidak ada
hutan/cicilan 7,5 % sedekah/infaq
2. 10% untuk tabungan dan investasi
3. Siapkan 10% dana darurat dan asuransi kesehatan
4. Dahulukan membayar cicilan dan hutan
5. Setelah itu, kebutuhan harian (dahulukan kebutuhan
daripada keinginan.
KEBUTUHAN VS
KEINGINAN
Singkatnya Kebutuhan merupakan sesuatu untuk bertahan
hidup. Sedangkan keinginan merupakan hasrat diri dan bagian dari gaya
hidup. Maka, Sederhanakan gaya hidup
kita!!!
Komentar
Posting Komentar